Hentikan Perampasan Tanah Warga Urutsewu, Kembalikan Tanah Warga Urutsewu

Hentikan perampasan tanah!!

Daulat Hijau

*Komite Nasional Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA)

Assalamualaikum Warrahmatulloh. Allahuma Sholli Ala Sayyidina Muhammad

Pengantar Memahami Konflik Tiada Henti di Urutsewu

Konflik yang dihadapi oleh masyarakat Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah telah berlangsung cukup lama. Tercatat ada 15 desa yang terletak di tiga kecamatan yang terancam diklaim lahannya, yakni Desa Ayamputih, Setrojenar, Bercong (Kecamatan Buluspesantren); Desa Entak, Kenoyojayan Ambal Resmi, Kaibon Petangkuran, Kaibon, Sumberjati, (Kecamatan Ambal); Mirit Petikusan, Mirit, Tlogodepok, Tlogopragoto, Lembupurwo, dan Wiromartan (Kecamatan Mirit).
Konflik ini sendiri bahkan telah terjadi sebelum era kemerdekaan, ketika negeri Indonesia ini masih dikuasai bangsa kolonial. Dalam catatan kronologis konflik Urutsewu, ada yang menyebutkan jika pada tahun 1937 pesisir selatan Urutsewu pernah dijadikan sebagai tempat latihan tempur pasukan Belanda.

Setelah itu Jepang masuk ke Indonesia, di tahun 1942 tanah tersebut dijadikan tempat latihan tempur para pasukan Dai Nippon. Setelah Indonesia merdeka di tahun 1945, berangsur-angsur tanah tersebut kembali…

Lihat pos aslinya 1.214 kata lagi

PION GRATIS DEMOKRASI

"Pesta Demokrasi!" kata mereka para pemeran oligarki di negara anarki ini yang dibaluti topeng demokrasi dan relig diwajahnya ini. Tidak ada demokrasi sejati di negara ini yang ada strategi strategi bisnis para kaum borjuasi yang mengangkang diatas kepala kami para kaum lapar. Tidak ada nasionalsime yang sejati namun yang kami jumpai adalah praktik fasis yang pernah … Lanjutkan membaca PION GRATIS DEMOKRASI

TIADA TUAN SELAIN TUHAN

Sudah sekian lamanya tak menulis dan setelah membaca buku,artikel,tulisan dari teman teman komunitas obrolin (komunitas penulis wordpress di watsapp) dan wadah pemikiran lainya barulah banyak inspirasi dan dorongan untuk menulis lagi,yaaa walaupun isi wordpress ini kurang rapih atau kurang konsisten dalam menentukan genre setidaknya masih ada yg menikmati tulisan-tulisan jelek ini dan mereka mulai merenovasi otaknya. Mungkin … Lanjutkan membaca TIADA TUAN SELAIN TUHAN

MEMILIH UNTUK MENULIS

Pernahkah anda merasa ada banyak hal yg enggan untuk dikemukakan ke rekan,keluarga,bahkan sekalipun ke pasanganmu? Apakah anda akan menuangkan rasa kekecewaan atau rasa sukacita anda ke secarik kertas ? jika iya izinkan saya berbagi beberapa hal tentang ini. Sebelumnya,ini hanyalah goresan buruk jadi jika anda mencari referensi atau sumber sumber materi guna melengkapi nilai pendidikan … Lanjutkan membaca MEMILIH UNTUK MENULIS

Aku Takut

Aku takut berbicara pada mereka bicara tentang pentingnya dialektika Aku takut berdebat dengan kalian debatkan hal kontradiksi yang di gandrungi kaum ploretarian Aku takut berharap padamu mengharapkan perjuangan-perjuangan yang telah kau janjikan padaku Aku takut bekerjasama dengan engkau wahai manusia congkak kerjasama untuk menyadarkan bahwa kita lah yang mau dan mampu bergerak Keresahanku telah sampai … Lanjutkan membaca Aku Takut

JAKARTA MALAM INI

Lega rasanya, menyingkir sejenak dalam ramai menuhankan sepi dengan mesin ketik abad 20-an ini dijamahinya kopi dan musik intrumental Kenny G. pikir ku, esok pagi mungkin milik mereka yang berambisi, tapi malam ini adalah milik kami yang optimis(tis). Gemerlap metropolitan akan (selalu) menggoda seolah berkata "kemarilah nikmati kilauan ini" hingga akhirnya akan melupakan nikmatnya sepi … Lanjutkan membaca JAKARTA MALAM INI

Penulis Bengis

Belakangan banyak sekali goresan-goresan esai menarik yang telah saya baca di jejaring sosial maupun teman teman penulis hebat lainnya di ranah wordpress ini. Namun banyak juga yang menyalahgunakan kemampuan menulis esai persuasif mereka khususnya di jejaring sosial, mereka memprovokasi publik dengan kebohongan. Mereka memanfaatkan keadaan yang sedang sensitif perihal keyakinan di negara ini. Mereka menyudutkan … Lanjutkan membaca Penulis Bengis

Berjanji

            Senja telah berlalu dan malam itu pun datang mengiringi kepergian ayah untuk bekerja sebagai pekerja serabutan di pelabuhan tepatnya di pesisir kota metropolitan. "Ayah akan pergi sebentar nak" ayah akan pergi ke pelabuhan menjadi kuli panggul kapal barang selama yang pasti lebih dari 1 hari kedepan. "Sampai kapan ayah?" suara lirih si bungsu Dery … Lanjutkan membaca Berjanji